Kamis

Heboh Kenaikan Gaji PNS 2011

Baru-baru ini kabar kenaikan gaji PNS 2011 menjadi berita yang santer dan hangat. Informasi ini tentunya merupakan angin segar bagi para abdi negara. Dengan penyebaran informasi melalui pesan sms, berita tersebut secara berantai merembet ke pesawat handphone. Berbagai tanggapan pun bermunculan.

Berita yang menggembirakan tersebut menurut sms yang diterima berbunyi "News ;kepres no 254/VII/10,tgl 21/11/10 ttg perbaikan gaji dan tunjangan PNS tmt 01/01/2011 tadi baru turun dari dinas
GOL 1: 3 JT,
GOL 2: 5 JT,
GOL 3A-B:7,5 JT,
GOL 3C-D:8,5 JT,
GOL 4A-B:9,5 JT,
GOL 4C-E:12 JT,
DIBYR TGL 01/04/2011. TAK ADA PENSIUN.
Kebahagiaan tentu akan menyelimuti para PNS terutama yang memiliki masa aktif bertugas masih lama. Artinya dia akan merasakan kesejahteraan dari gajinya dengan waktu yang lebih lama.

Sedangkan bagi para PNS yang telah mendekati masa purna tugas ini adalah sesuatu yang sangat mngecewakan. Bagaimana tidak, harapan mereka memasuki nikmatnya masa purna tugas hangus sudah. Tidak ada tunjangan pensiunan yang menjadi bekal mereka menjalani masa purna tugas. Lebih menyakitkan lagi mereka tidak dapat merasakan gaji tinggi dalam waktu yang lebih lama.

Kegembiraan dan kesedihan bercampur rasa penasaran membuat mereka mencari informasi yang resmi. Maka mesin pencari Google pun menjadi alternatif utama untuk mencari informasi tersebut. Dari hasil penelusuran tidak dapat diperoleh dokumen resmi yang dapat dilihat apalagi diunduh dari berbagai halaman web maupun blog.

Dari berbagai website resmi pemerintah pun tidak satupun yang ditemukan memiliki link untuk file keppres yang konon bernomor 254/VII/2010. Bahkan padatnya traffick pencarian keppres tersebut telah dimanfaatkan beberapa pihak untuk memancing sang penjelajah mengklik link keppres namun ternyata mengarah ke halaman yang berisi iklan bisnis dan sebagainya.

Ketakutan lain adalah jika berita ini sudah mengemuka di masyarakat dan berdampak pada pasar dengan kenaikan harga barang,ini yang paling mengerikan. Belum tentu gaji naik, harga sudah melambung tinggi meninggalkan daya beli kita khususnya para abdi negara.

Mari kita semua senantiasa berfikir jernih. Kenaikan kesejahteraan sebuah keniscayaan, namun hendaklah langkah strategis dari semua pihak terutama pemerintah dapat mewujudkannya secara elegan. Mari kita renungkan. Semoga.
Baca Kelanjutannya..... >>

Menentukan Arah Kiblat Dengan Alam dan Teknologi

- Menentukan Arah kiblat Dengan Alam

Untuk keperluan penentuan arah kiblat, yang biasa ditanyakan adalah: bagaimana menentukan arah utara. Hal ini disebabkan informasi arah kiblat yang biasa diberikan adalah relatif terhadap utara geografis (utara sebenarnya, utara sejati, atau true north), bukan arah utara kompas. Arah utara geografis digunakan sebagai acuan karena arah utara kompas bisa berubah-ubah tiap tahun dan sangat dipengaruhi medan magnet sekitarnya.

Kutub utara magnet bumi juga tidak berhimpit dengan kutub utara rotasi bumi. Kutub utara magnet ini dinamis dan bergeser setiap saat. Karena itu, arah utara kompas tidak selalu menunjuk arah utara geografis. Sementara itu arah utara geografis inilah yang dirujuk pada berbagai peta atau perhitungan arah kiblat.

Cara termuadah dengan alam


  1. Cara pertama yang cukup mudah dan cepat adalah dengan mengandalkan asumsi bahwa matahari bergerak dari timur ke barat (sebenarnya rotasi bumi menuju arah sebaliknya).
  2. Ambil tongkat atau apa saja yang bisa ditegakkan di atas tanah. Pilih permukaan yang rata dan datar (tidak miring). Usahakan mendirikan tongkat tersebut setegak lurus mungkin. Tongkat dengan ujung kecil atau runcing akan memberikan hasil yang lebih akurat.
  3. Beri tanda pada bayangan ujung tongkat. Misalnya dengan pensil, kapur atau tancapan pin atau paku. Usahakan tandanya sekecil mungkin pada ujung tongkat.
  4. Tunggu sekitar 10-15 menit. Bayangan akan sudah bergerak, namun tidak terlalu jauh. Beri tanda pada bayangan ujung tongkat.
  5. Hubungkan tanda pertama dengan ke dua dengan garis lurus. Itulah arah barat timur. Arah utara selatan dapat dibuat dengan garis yang tegak lurus arah barat timur. Jika anda berdiri di atas garis barat timur dan tanda pertama berada di sebelah kiri anda, maka anda sedang menghadap arah utara geografis.




- Menentukan Arah kiblat Dengan Teknologi Internet

Sebuah layanan internet yang memanfaatkan Peta Google untuk mengetahui dengan mudah arah kiblat dari semua titik atau tempat di muka bumi. Nama kota atau tempat dapat dicari dan dengan satu klik pada peta, arah kiblat akan digambarkan dengan tambahan informasi tentang berapa derajat arah sebenarnya dari utara. Ini merupkan cara mudah menentukan arah kiblat tanpa bantuan kompas.

Anda dapat pula memainkan tombol zoom, menggeser peta untuk mencari lokasi yang diinginkan. Klik pada tempat yang dicari! Sebuah garis akan digambar untuk menunjukkan arah kiblat dari titik tersebut.

Tombol pada kanan atas dapat digunakan untuk mengganti tampilan peta, antara peta jalan biasa (MAP), peta udara (SATELLITE) atau kombinasi keduanya (HYBRID).

Kompas disamping akan menunjukkan arah kiblat sebagai sebuah sudut relatif terhadap UTARA peta (bukan utara kompas magnet). semoga membantu

Baca Kelanjutannya..... >>

Rabu

PCNU Lebak Bentuk LBH

Guna mengkomodir aspirasi dari masyarakat, Pengurus Cabang Nahdatul Ulama (PCNU) Lebak rencananya akan membentuk Lembaga Bantuan Hukum (LBH). Lembaga tersebut dapat dijadikan tempat konsultasi hukum bagi warga nahdliyin. Selain itu, warga dan pengurus NU yang terkait persoalan hukum akan mendapatkan advokasi dari lembaga tersebut. kata wakil sekertaris PC NU Moh. Aji Komarullah, mulai hari ini (28/01/11) akan merekrut warga NU yang mempunyai kapasitas dan kapabilitas dalam bidang hukum menjadi anggota LBH PC NU Lebak. "jika ada yang berminat maka mereka dapat langusung datang ke Sekertariat PC NU, di Kecamatan Kalang anyar, Kabupaten Lebak. Pembentukan LBH ini diharapkan dapat membantu pengurus dan warga NU yang tersangkut persoalan hukum," jelas Moh. Aji di Kantor PC NU Lebak.
Baca Kelanjutannya..... >>

Kang Said Berharap Hubungan Harmonis NU dan PKB

Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siradj berharap hubungan antara NU dan PKB diseluruh tingkatan bersifat harmonis. Ia tak ingin terulang kembali kerenggangan diantara dua institusi ini sebagaimana sebelumnya.

“Harmonisasi bukan hanya di pusat, tetapi juga di daerah-daerah,” katanya dalam sambutan ketika menerima sumbangan pembangunan Gedung PBNU II di Jl Taman Amir Hamzah, Rabu (2/2).

DPP PKB memberikan sumbangan senilai 1 milyar rupiah untuk pembangunan gedung empat lantai yang nantinya akan digunakan untuk kantor lembaga-lembaga NU. Gedung ini sebelumnya merupakan kantor dari Maarif NU dan LKKNU.

Sumbangan diserahkan oleh Sekretaris Dewan Syuro PKB Andi Muawiyah Ramli dan diteima oleh KH Abas Muin.

Kang Said mengatakan, meskipun dilahirkan dari perut NU, sejauh ini belum banyak kontribusi kongkrit yang diberikan PKB kepada NU. Ia berharap hubungan yang baik ini mampu mewujudkan terjadinya perubahan yang baik bagi Indonesia. “Dengan langkah yang kongkrit, PKB pasti menang,” katanya. 

Dalam hal ini, PKB akan bergerak dalam pemenuhan kebutuhan primer, sekunder, dan tertier masyarakat sementara NU akan bergerak dalam penjagaan moral dan peradaban. 

“Saya tidak akan nyapres dari PKB, tetapi saya juga meminta agar PKB juga tidak mempolitisasi NU,” tandasnya.

Kang Said juga mengingatkan agar PKB tidak selalu menengok masa lalunya, sebagaimana yang dilakukan oleh kelompok Syiah, tetapi lebih baik melihat ke depan dan memfokuskan energi yang dimiliki untuk melakukan sesuatu yang kongrit. 

Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar menyatakan PKB telah membantu pendirian sejumlah kantor NU seperti di Jawa Barat, Lampung, Sumedang dan akan bertambah di lokasi lainnya. “Kita melayani NU dengan berbagai cara untuk menegakkan berdirinya NKRI,” katanya. 

PKB saat ini juga terus melakukan NU-isasasi dalam aspek ideologi dan pemahaman keagamaan untuk mewujudkan tatanan masyarakat yang tentram dan damai.

Sementara itu Menteri PDT Helmy Faishal Zaini menegaskan akan memberi tambahan bantuan sebesar 500 juta rupiah untuk menyelesaikan pembangunan gedung ini.

Ia menyatakan tantangan yang dihadapi sekarang adalah bagaimana memanfaatkan fasilitas yang sudah sangat mudah dan canggih ini untuk pengembangan NU. 

“Mbah Hasyim mampu mendirikan ranting NU di seluruh Indonesia dengan kesederhanaan. Kemajuan teknologi ini menjadi tantangan kejayaan NU ke depan,” tandasnya.

KH Abas Muin menjelaskan pembangunan gedung 4 lantai ini memakan biaya 4.9 milyar yang merupakan kontribusi dari pada tokoh dan warga NU. Awalnya, gedung ini dirancang hanya dua lantai, tetapi karena tanahnya mahal, maka dibangun empat lantai sehingga semakin banyak ruang yang bisa dimanfaatkan untuk kemaslahatan ummat. (mkf)
Baca Kelanjutannya..... >>

Mbah Hasyim Sebagai Rujukan Pemikiran dan Tindakan

Pemikiran Hadratussyaikh Hasyim Asyari yang telah menjadi mainstream di kalangan nahdliyin hendaknya diimplementasikan oleh elit NU dalam bentuk kerja-kerja nyata untuk menjawab kebutuhan warga nahdliyin. 

Demikian kesimpulan dari Bedah Buku Pemikiran Hasyim Asyari tentang Ahlussunnah wal Jamaah dan Peluncuran Foto Hasan Gipo, Presiden NU yang pertama, yang diselenggarakan oleh Lajnah Ta’lif wan Nasyr Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (LTN PBNU) bekerjasama dengan Penerbit Khalista, Duta Masyarakat dan Museum NU, di Wonocolo Surabaya. 

Pada kesempatan tersebut secara simbolik dilakukan penyerahan buku oleh Direktur Penerbitan LTN PBNU, Ma'ruf Asrori kepada Wakil Ketua Umum PBNU, H. Asad Said Ali. 

 “Warga nahdliyin memang harus tetap berideologi ahlussunnah wal jamaah. Tantangan terberat kita itu bertindak sesuai prinsip tersebut sebagaimana yang telah dicontohkan Mbah Hasyim di masa kolonial, atau Mbah Wahab Chasbullah di masa Orde Lama,” terang Asad Said Ali, Wakil Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama saat 

Menurut Asad, pada masa kolonial, Mbah Hasyim mampu menunjukkan ketegasannya tanpa harus kehilangan kearifan dan kebijakan. Karenanya, Belanda maupun Jepang sangat mewaspadai kiai kharismatik asal Tebuireng tersebut. Begitu juga dengan Mbah Wahab, mampu memerankan politik NU di kancah nasional di tengah kekuatan Partai Komunis Indonesia .

Sementara itu Choirul Anam, penulis senior ke-NU-an mengemukakan budaya elit NU tempo dulu yang biasa berkorban untuk kemajuan Nahdlatul Ulama. “Mbah Hasyim, Hasan Gipo, termasuk kiai-kiai lainnya sering iuran untuk menghidupkan Nahdlatul Ulama. Kita ini apa sudah meneladani beliau?” tanya Cak Anam berefleksi.

Sebelumnya, Ketua LTN PBNU, Sulthan Fatoni dalam sambutannya mengatakan bahwa peluncuran buku terbitan LTN PBNU terasa istimewa karena di samping untuk menyambut Hari Lahir Nahdlatul Ulama juga karena kualitas bukunya.

“Tak pernah habis rasa kagum saya terhadap satu buku yang selalu menjadi rujukan para peneliti Barat tentang NU, yaitu  bukunya Cak Anam. Sekarang satu buku berkualitas muncul lagi dan saya yakin Cak Anam juga punya peran atas kelahiran buku ini mengingat penulisnya, Muhibbin, adalah Direktur Museum NU,” kata Sulthan.

Acara terasa istimewa dengan kehadiran beberapa pejabat, tokoh dan aktivis NU, di antaranya Ir. Tri Rismaharini , MT (Walikota Surabaya), Nur Syam (Rektor IAIN Surabaya), Ahmad Hakim Jayli (Direktur TV9), Muhammad Kayyis (Pimred Duta Masyarakat), dan KH. Masyhuri Malik (Ketua LAZISNU). (bil)
Baca Kelanjutannya..... >>